Senin, 08 Juni 2009
pulau dewata
beberapa bulan terakhir aku sering sekali menginjakkan kaki menuju pulau yang selalu diagung-agungkan oleh beberapa wisatawan asing yang menurut banyak obrolan, kota ini memang indah, pulau ini memang mengasyikkan dan yang terakhir....syurga. pernyataan itu mungkin adakalanya benar, ada kalanya juga gak benar. aku ke pulau ini tentu punya tujuan yang hampir sama dengan mereka-mereka, berlibur. berusaha menghilangkan kepenatan, kejenuhan yang sudah lama mengungkung di benak dan otakku yang semakin lama semakin penuh dengan memori2 yang tidak berguna. berlibur ke bali, berusaha menghilangkan semuanya mencoba kembali fikiran yang sudah sesak dengan berbagai kepenatan, menjadikannya semakin frressssh. semenjak di bali, ternyata aku banyak melihat apa yang selama ini belum sempat dan belum pernah aku lihat. mendengar apa yang tidak pernah aku dengar. tetapi tidak melakukan apa yang tidak pernah aku lakukan. hehehehheheheehe. bali memang unik bagiku...bali memang indah...
Rabu, 03 Juni 2009
Awet Muda???
banyak hal yang bikin kita bakalan awet muda, mungkin dengan cara selalu senyum (eit, tapi jangan senyum mulu kayak orang gila). yang penting jangan sering marah. ok.
kedua, selalu berfikiran positif...janganlah memikirkan hal2 yang seharusnya tidak bisa kita jangkau sehingga pikiran jelek dan kekhawatiran kita membuat kita semakin pusing dan stress.
ketiga,janganlah berlaku borors....ada kutipan dari salah satu teman saya, sekaligus kakak baru saya, bahwa : "Penghematan adalah memperpanjang usia kehidupan, dikehidupan yang dianugrahkan Tuhan, Praktek hidup hemat menjanjikan hasil sekarang dan masa yang akan datang". sungguh kata bijak yang ternyata sangat memberikan manfaat bagi kita yang selalu berkelakuan boros. maka dari itu, marilah kita memanfaatkan apa yang seharusnya bisa kita manfaatkan dan jangan berlaku boros. cobalah terapkan ketiga langkah tersebut. maka kamu akan awet muda...atau punya cara lain sebagai bahan rujukan untuk menjadi awet muda?????
kedua, selalu berfikiran positif...janganlah memikirkan hal2 yang seharusnya tidak bisa kita jangkau sehingga pikiran jelek dan kekhawatiran kita membuat kita semakin pusing dan stress.
ketiga,janganlah berlaku borors....ada kutipan dari salah satu teman saya, sekaligus kakak baru saya, bahwa : "Penghematan adalah memperpanjang usia kehidupan, dikehidupan yang dianugrahkan Tuhan, Praktek hidup hemat menjanjikan hasil sekarang dan masa yang akan datang". sungguh kata bijak yang ternyata sangat memberikan manfaat bagi kita yang selalu berkelakuan boros. maka dari itu, marilah kita memanfaatkan apa yang seharusnya bisa kita manfaatkan dan jangan berlaku boros. cobalah terapkan ketiga langkah tersebut. maka kamu akan awet muda...atau punya cara lain sebagai bahan rujukan untuk menjadi awet muda?????
Senin, 11 Mei 2009
Jenuh: Tata Hati
Kejenuhan pasti pernah dialami seseorang dan rasa jenuh itu sangat wajar… Jika rasa jenuh semakin bercokol di hati, rasanya pingin marah terus. Jenuh itu objeknya bisa pada pekerjaan, suasana, orang lain atau bisa saja dengan rutinitas yang itu-itu saja…Bowring, bete, jenuh…ups… membosankan! Sama aja tuh kalimat yang secara maknawi kembar yang gak ada bedanya paling-paling beda-beda tipis.
Inget neh:
Jenuh merupakan hal yang wajar, hanya saja perlu diatasi dengan jalan yang sebaik-baiknya. Rasulullah saw. Bersabda : "Bagi tiap-tiap amal itu ada masa-masa jemunya, dan pada tiap-tiap masa jemu itu ada peralihannya. Barang siapa yang peralihannya itu kepada sunnahku, maka sesungguhnya ia telah memperoleh petunjuk, dan barang siapa yang peralihannya kepada selain sunnahku, maka sesungguhnya ia telah tersesat”. (HR. Al Bazaar) Ternyata, jenuh yang dari awal timbulnya dari perasaan di bilik hati, eh…emang ada kaitannya ma hati. Mmmm, penyakit hati. Yah, orang yang jenuh, orang yang sedang mengidap penyakit hati. Nah loh yang suka jenuh…”Jaga Hati”! Selain jaga hati, jenuh bisa diatasi dengan cara selalu mencari ridlo Allah. Apapun pekerjaan itu, dengan ridlo Allah, Insya Allah kejenuhan tidak akan menghinggapi. Amin….
Inget neh:
Jenuh merupakan hal yang wajar, hanya saja perlu diatasi dengan jalan yang sebaik-baiknya. Rasulullah saw. Bersabda : "Bagi tiap-tiap amal itu ada masa-masa jemunya, dan pada tiap-tiap masa jemu itu ada peralihannya. Barang siapa yang peralihannya itu kepada sunnahku, maka sesungguhnya ia telah memperoleh petunjuk, dan barang siapa yang peralihannya kepada selain sunnahku, maka sesungguhnya ia telah tersesat”. (HR. Al Bazaar) Ternyata, jenuh yang dari awal timbulnya dari perasaan di bilik hati, eh…emang ada kaitannya ma hati. Mmmm, penyakit hati. Yah, orang yang jenuh, orang yang sedang mengidap penyakit hati. Nah loh yang suka jenuh…”Jaga Hati”! Selain jaga hati, jenuh bisa diatasi dengan cara selalu mencari ridlo Allah. Apapun pekerjaan itu, dengan ridlo Allah, Insya Allah kejenuhan tidak akan menghinggapi. Amin….
Jumat, 08 Mei 2009
Kesedihan
Aku masih saja terdiam
Kosong
Kuayunkan langkah kaki tanpa arah
Haruskah aku berlalu dan mengakui “aku kalah”
Lelah
Berjalan
Kucoba memaknai dan mencoba mencari arti
Sepi
Tapi aku masih bisa berharap
masih ada hati
Dan semoga esok masih akan ada
Hingga takkan ada lagi
Sedih
Kosong
Kuayunkan langkah kaki tanpa arah
Haruskah aku berlalu dan mengakui “aku kalah”
Lelah
Berjalan
Kucoba memaknai dan mencoba mencari arti
Sepi
Tapi aku masih bisa berharap
masih ada hati
Dan semoga esok masih akan ada
Hingga takkan ada lagi
Sedih
Sabtu, 02 Mei 2009
Memiliki Kehilangan
Setiap orang pasti akan merasa pernah memiliki jika kehilangan mendatanginya. Semua tidak bisa dielak, kadangkala semua dari kita menginginkannya untuk selamanya dan seutuhnya. Tapi semua tidak bisa kita wujudkan. Ada sang Penentu yang tidak bisa dikalahkan oleh apapun jika ia ingin berkehendak, Dialah sang Baqa, yang selalu kekal dan abadi….. semua yang Dia ciptakan tidak akan pernah abadi. Jika kamu merasa dan memiliki kehilangan…sadarilah bahwa semua tidak ada yang abadi, hingga kau pun tidak akan pernah merasakan sakitnya rasa kehilangan. Dengan sikap inilah kamu pun akan mengerti ilmu ikhlas…. Walau sulit untuk diterapkan dan dilaksanakan. Tapi yakinlah, dibalik semuanya ada tersimpan berjuta makna dan hikmah. Jika kehilangan yang baik, maka Dia akan menggantinya dengan ganti yang lebih baik. Berhentilah untuk menangisi apapun yang kamu miliki, kini hilang. Disaat kamu memiliki rasa kehilangan, cobalah untuk bangkit bahwa akan ada ganti. Kehilangan yang kamu rasakan hanya sementara. Tidak ada kesedihan yang berlarut-larut. Tersemyumlah… Tak ada yang abadi…ikhlas!
Rabu, 22 April 2009
Konsep Kebahagiaan
Kebahagiaan adalah tujuan hidup semua orang. Adakalanya kebahagiaan hanya diukur dari materi, ada juga yang diukur dari ketentraman bathin atau non materi. Tetapi, adakalanya kebahagiaan itu wujud dari ketercapaian suatu keinginan, suatu cita-cita, atau bahkan hanya kelapangan dada yang dimiliki seseorang?. Bagaimanakah hakikinya konsep kebahagiaan?. Ternyata konsep kebahagiaan itu relatif. Tergantung seseorang menilainya. Bagaimana "kebahagiaan" menurut kamu?
Jumat, 10 April 2009
Qiyamullail Mendidik Jiwa Selalu Bergantung pada Allah
Ternyata, qiyamullail itu banyak sekali manfaatnya, baik dari segi kesehatan untuk fisik ternyata juga untuk kesehatan bathiniah juga sangat manjur. Tentunya jika dilaksanakan dengan ikhlas. Qiyamullail ini juga mengandung pendidikan. Mengenai spiritualitas yang ditanamkan oleh shalat qiyamullail ini juga bias dilihat dalam banyak hal. Seperti salah satunya yakni mendidik jiwa manusia untuk selalu bergantung pada Allah Yang Maha Tinggi. Juga menjadikan jiwa terbiasa menaruh perhatian, pada hal-hal penting dan menjauhi diri dari hal yang buruk. Bila engkau mengetahui hal ini, engkau akan terdorong untuk meningkatkan gairah mengerjakan qiyamullail, dan senang mengerjakannya. Sungguh mulia jiwa yang selalu bergantung pada Allah.
Sungguh, qiyamullail itu merupakan lembaga pendidikan pada malam hari, para peniti malam, dapat menyalakan semangatnya, dan memancarkan cahaya pengharapan yang tertutupi oleh kegelapan kebodohan.
Sungguh, qiyamullail itu merupakan lembaga pendidikan pada malam hari, para peniti malam, dapat menyalakan semangatnya, dan memancarkan cahaya pengharapan yang tertutupi oleh kegelapan kebodohan.
Langganan:
Postingan (Atom)