Kamis, 14 Januari 2010

banyak tangan yang memberi tetapi menampar!!!!!

ketika penghargaan yang pernah aku berikan padamu sebagai seorang yang telah membantuku. bagi kamu yang telah memberikan tenaga dan materimu tuk menolongku disaat aku sedang membutuhkannya. tetapi sikap dan penilaianmu yang begitu jelek dan statemenmu...penilaianmu atas diriku sudah tidak bisa aku maafkan...kau terlalu menghina akan diriku...aku sungguh marah saat ini, kecewa...entah bercak kebencian atau bercak kekesalan atas kekecawaan yang masih tersisa di hatiku....sungguh ku merasakan penghinaan yang amat sangat...rasa terima kasih itu tidak ada lagi ingin aku lontarkan...aku benar-benar kecewa.
ingin rasanya aku marah padamu. ingin kulampiaskan semuanya.bahwa aku sesungguhnya marah.terima kasih atas semuanya. entah kenapa aku merasa terhina dengan beberapa smsmu sebelum2nya. wl apa yang kau certakan pada org lain bahwa penilaianmu tu sangat beralasan. kau tak pernah mengakui bahwa sbelum-sebelumnya kau sudah bersikap tidak wajar dan sedikit tak menghargai aku. aku masih bisa menahan amarah ini,.aku masih bisa diam. masih bisa sabar untuk menerima semuanya hingga aku meminta maaf padamu. sungguh suatu hal yang luar biasa aku lakukan hanya karena aku masih ingat akan pertolonganmu. bahwa aku masih berhutang budi padamu.
aku sekarang bisa dikatakan sebagai seorang yang tak memiliki rasa terima kasih. mungkin. tetapi perlu kau ketahui, bahwa semua reaksiku berasal dari aksimu. terima kasih atas semuanya. tetapi aku bukanlah seorang yang tak tau cara berterimakasih.

Rabu, 13 Januari 2010

aku 'kan semakin kuat

Fajar mulai beranjak...hening nya menambah dingin.
Peristiwa subuh terlewati dengan jelas
Suara-suara semakin jelas terdengar
Begitu lembut seolah tak satupun suara terlewati tuk ku dengar
Begitu jelas

Cahaya mentari mulai menerpa tubuhku
Kudapati tubuhku yang mungil
Masih menikmati dinginnya pagi
Kucoba alihkan pandanganku pada alam yang menanti
Begitu jelas

Kupejamkan mata sambil terus menghirup udara pagi yang masih belum kena polusi
Terus kuhirup udara pagi

Mataku mulai mendapati satu persatu
Mengamati alam
Jelas terlihat tetesan embun pagi
Bening
Tetesan embun pagi yang bening
Benarkah yang membuat hijau daun ini karena tetesan embun yang bening ini?
Begitu beningnya embun pagi ini... bisakah hatiku sebening embun?
Semoga hatiku bisa sebening embun pagi yang akan terus membersihkan hati ini...amin

Senin, 22 Juni 2009

Filosofi Kue

Waktu aku buka email...seorang teman mengirimkan aku sebuah email tentang sepotong kue...setelah aku membacanya...aku teringat dengan sebuah film karya anak negeri sendiri, “BROWNIES” film yang sangat sederhana, menceritakan tentang cara pembuatan kue...sederhana sekali...tapi, apa yang bisa kita tangkap dari sebuah kisah tentang pembuatan kue brownies? Makna kehidupan! Tu lah kata yang sepat terlintas dari hasil penilaian dan analisis terakhir tentang hidup dengan sepotong kue brownies. Membuat brownies atau kue...tidak segampang yang kita pikir dengan beberapa teori pembuatan..ada cara, ada keahlian...ada kesabaran dalam membuatnya...sehingga ada hasil yang sangat memuaskan..enak...begitu juga dengan hidup...adaalanya kita mengeluh, hidup itu susah..hidup itu sulit...tetapi kita tidak pernah mencoba untuk menghadapinya dan menjalaninya dengan penuh kesabaran....maka hasil yang akan kita dapatkan akan lebih baik dan bagus...begitu halnya dengan filosofi kopi....dalam meracik kopi, kita butuh dua rasa yang tidak boleh berlebihan...kalau ada yang berlebihan...tidak akan terasa nikmat...pahit dan manis semestinya seimbang.....kenikmatan kopi ada dalam kedua rasa yang seimbang tersebut...begitu halnya dengan hidup......mmmmmmmmm, ngomong2 tentang kehidupan...tidak akan habis2nya! Banyak hal yang perlu kita pelajari, perlu kita renungkan hingga kita mampu menjadi orang yang lebih baik....

Senin, 08 Juni 2009

pulau dewata

beberapa bulan terakhir aku sering sekali menginjakkan kaki menuju pulau yang selalu diagung-agungkan oleh beberapa wisatawan asing yang menurut banyak obrolan, kota ini memang indah, pulau ini memang mengasyikkan dan yang terakhir....syurga. pernyataan itu mungkin adakalanya benar, ada kalanya juga gak benar. aku ke pulau ini tentu punya tujuan yang hampir sama dengan mereka-mereka, berlibur. berusaha menghilangkan kepenatan, kejenuhan yang sudah lama mengungkung di benak dan otakku yang semakin lama semakin penuh dengan memori2 yang tidak berguna. berlibur ke bali, berusaha menghilangkan semuanya mencoba kembali fikiran yang sudah sesak dengan berbagai kepenatan, menjadikannya semakin frressssh. semenjak di bali, ternyata aku banyak melihat apa yang selama ini belum sempat dan belum pernah aku lihat. mendengar apa yang tidak pernah aku dengar. tetapi tidak melakukan apa yang tidak pernah aku lakukan. hehehehheheheehe. bali memang unik bagiku...bali memang indah...

Rabu, 03 Juni 2009

Awet Muda???

banyak hal yang bikin kita bakalan awet muda, mungkin dengan cara selalu senyum (eit, tapi jangan senyum mulu kayak orang gila). yang penting jangan sering marah. ok.
kedua, selalu berfikiran positif...janganlah memikirkan hal2 yang seharusnya tidak bisa kita jangkau sehingga pikiran jelek dan kekhawatiran kita membuat kita semakin pusing dan stress.
ketiga,janganlah berlaku borors....ada kutipan dari salah satu teman saya, sekaligus kakak baru saya, bahwa : "Penghematan adalah memperpanjang usia kehidupan, dikehidupan yang dianugrahkan Tuhan, Praktek hidup hemat menjanjikan hasil sekarang dan masa yang akan datang". sungguh kata bijak yang ternyata sangat memberikan manfaat bagi kita yang selalu berkelakuan boros. maka dari itu, marilah kita memanfaatkan apa yang seharusnya bisa kita manfaatkan dan jangan berlaku boros. cobalah terapkan ketiga langkah tersebut. maka kamu akan awet muda...atau punya cara lain sebagai bahan rujukan untuk menjadi awet muda?????

Senin, 11 Mei 2009

Jenuh: Tata Hati

Kejenuhan pasti pernah dialami seseorang dan rasa jenuh itu sangat wajar… Jika rasa jenuh semakin bercokol di hati, rasanya pingin marah terus. Jenuh itu objeknya bisa pada pekerjaan, suasana, orang lain atau bisa saja dengan rutinitas yang itu-itu saja…Bowring, bete, jenuh…ups… membosankan! Sama aja tuh kalimat yang secara maknawi kembar yang gak ada bedanya paling-paling beda-beda tipis.

Inget neh:
Jenuh merupakan hal yang wajar, hanya saja perlu diatasi dengan jalan yang sebaik-baiknya. Rasulullah saw. Bersabda : "Bagi tiap-tiap amal itu ada masa-masa jemunya, dan pada tiap-tiap masa jemu itu ada peralihannya. Barang siapa yang peralihannya itu kepada sunnahku, maka sesungguhnya ia telah memperoleh petunjuk, dan barang siapa yang peralihannya kepada selain sunnahku, maka sesungguhnya ia telah tersesat”. (HR. Al Bazaar) Ternyata, jenuh yang dari awal timbulnya dari perasaan di bilik hati, eh…emang ada kaitannya ma hati. Mmmm, penyakit hati. Yah, orang yang jenuh, orang yang sedang mengidap penyakit hati. Nah loh yang suka jenuh…”Jaga Hati”! Selain jaga hati, jenuh bisa diatasi dengan cara selalu mencari ridlo Allah. Apapun pekerjaan itu, dengan ridlo Allah, Insya Allah kejenuhan tidak akan menghinggapi. Amin….

Jumat, 08 Mei 2009

Kesedihan

Aku masih saja terdiam
Kosong

Kuayunkan langkah kaki tanpa arah
Haruskah aku berlalu dan mengakui “aku kalah”
Lelah

Berjalan
Kucoba memaknai dan mencoba mencari arti
Sepi

Tapi aku masih bisa berharap
masih ada hati

Dan semoga esok masih akan ada
Hingga takkan ada lagi
Sedih

Sabtu, 02 Mei 2009

Memiliki Kehilangan

Setiap orang pasti akan merasa pernah memiliki jika kehilangan mendatanginya. Semua tidak bisa dielak, kadangkala semua dari kita menginginkannya untuk selamanya dan seutuhnya. Tapi semua tidak bisa kita wujudkan. Ada sang Penentu yang tidak bisa dikalahkan oleh apapun jika ia ingin berkehendak, Dialah sang Baqa, yang selalu kekal dan abadi….. semua yang Dia ciptakan tidak akan pernah abadi. Jika kamu merasa dan memiliki kehilangan…sadarilah bahwa semua tidak ada yang abadi, hingga kau pun tidak akan pernah merasakan sakitnya rasa kehilangan. Dengan sikap inilah kamu pun akan mengerti ilmu ikhlas…. Walau sulit untuk diterapkan dan dilaksanakan. Tapi yakinlah, dibalik semuanya ada tersimpan berjuta makna dan hikmah. Jika kehilangan yang baik, maka Dia akan menggantinya dengan ganti yang lebih baik. Berhentilah untuk menangisi apapun yang kamu miliki, kini hilang. Disaat kamu memiliki rasa kehilangan, cobalah untuk bangkit bahwa akan ada ganti. Kehilangan yang kamu rasakan hanya sementara. Tidak ada kesedihan yang berlarut-larut. Tersemyumlah… Tak ada yang abadi…ikhlas!

Rabu, 22 April 2009

Konsep Kebahagiaan

Kebahagiaan adalah tujuan hidup semua orang. Adakalanya kebahagiaan hanya diukur dari materi, ada juga yang diukur dari ketentraman bathin atau non materi. Tetapi, adakalanya kebahagiaan itu wujud dari ketercapaian suatu keinginan, suatu cita-cita, atau bahkan hanya kelapangan dada yang dimiliki seseorang?. Bagaimanakah hakikinya konsep kebahagiaan?. Ternyata konsep kebahagiaan itu relatif. Tergantung seseorang menilainya. Bagaimana "kebahagiaan" menurut kamu?

Jumat, 10 April 2009

Qiyamullail Mendidik Jiwa Selalu Bergantung pada Allah

Ternyata, qiyamullail itu banyak sekali manfaatnya, baik dari segi kesehatan untuk fisik ternyata juga untuk kesehatan bathiniah juga sangat manjur. Tentunya jika dilaksanakan dengan ikhlas. Qiyamullail ini juga mengandung pendidikan. Mengenai spiritualitas yang ditanamkan oleh shalat qiyamullail ini juga bias dilihat dalam banyak hal. Seperti salah satunya yakni mendidik jiwa manusia untuk selalu bergantung pada Allah Yang Maha Tinggi. Juga menjadikan jiwa terbiasa menaruh perhatian, pada hal-hal penting dan menjauhi diri dari hal yang buruk. Bila engkau mengetahui hal ini, engkau akan terdorong untuk meningkatkan gairah mengerjakan qiyamullail, dan senang mengerjakannya. Sungguh mulia jiwa yang selalu bergantung pada Allah.

Sungguh, qiyamullail itu merupakan lembaga pendidikan pada malam hari, para peniti malam, dapat menyalakan semangatnya, dan memancarkan cahaya pengharapan yang tertutupi oleh kegelapan kebodohan.

Sabtu, 28 Maret 2009

jangan sampai dikorupsi lagi dong.....!

sebentar lagi didaerahku bakalan dibangun bandara internasional yang sudah direncanakan akan bisa beroperasi tahun 2010. yah...semoga dengan cepat diproses segala yang berhubungan dengan pembangunan bandara tersebut. tapi ada hal yang sangat mengkhawatirkan, kebiasaan pemerintah daerah setempat, jika ada suatu proyek pemerintah yang membutuhkan dana yang sangat besar, takutnya pembangunannya malah akan terhambat gara-gara tindakan yang tidak bertanggung jawab. korupsi! ya, korupsi akan dana pembangunan bandara ini sangat besar kemungkinan untuk bisa dihalau. dimana sudah menjadi tradisi dan sebagian besar kemungkinannya akan mudah untuk dilakukan. tapi harapan ku sebagai warga daerah yang sangat mendukung dibbangunnya bandara internasional ini, semoga tidak dilaukannya pengkorupsian dana pembangunan tersebut. karena, jika pembangunan bandara internasional ini berjalan lancar dan bisa secepatnya diakses, maka untuk pengembangan dan pemberdayaan potensi alam juga akan semakin mudah untuk bisa mensejahterakan rakyat.

Kamis, 12 Maret 2009

Indahnya Kota Jogja

Jogjakarta....mendengar kata Jogja atau melihat kata Jogja, mungkin setiap orang yang pernah menginjakkan kakinya dikota ini akan bergumam: "Jogja is Beatiful....Jogja nyaman....Jogja Asyik...Untuk mengekspresikan keindahan kota jogja, mungkin tidak akan habis-habisnya untuk mengungkapkannya. Kota yang sungguh Komplit dari segala hal....Beautiful City....Jogja yang ramah, indah dan nyaman, akan membekas dihati siapa saja yang telah menginjakkan kakinya di kota ini. Kehidupannya yang murah, keindahannya yang sangat mengesankan. Banyak orang yang meninggalkan kenangan di Kota ini. Adakalanya orang yang sudah tinggal di Jogja tidak ingin segera pulang ke kampung halamannya. Inginnya tinggal di kota Jogja untuk selamanya. Bagi yang sudah pulang ke kampung halamannya, ingin sesegera mungkin kembali dan berlibur di kota ini....Teman-temanku kebanyakan memang sulit untuk meninggalkan kota jogja. walau jogja kadang menyisakan kenangan yang pahit, tetapi keinginan untuk kembali tinggal; di kota ini masih tersisa. Sungguh Jogja nyaman, ramah dan indah......

Rabu, 11 Maret 2009

Hemat Atau Kikir

Aku sering menemukan teman yang kadangkala berhemat-hemat, dan sangat hemat Hematnya dia sering aku anggap sebagai kekikirannya. Dia bukan hemat tapi kikir. Itulah yang terlintas dalam pikiranku. Seringkali memang kita menemukan teman kita memiliki sifat hemat. Bagi yang memiliki sifat boros, orang yang hemat sering dikatakan dan dinilai kikir. Padahal, kalau secara bijak kita nilai, hematnya seorang teman ini memang bukan karena dia kikir. tetapi, ketidakmampuannya untuk memberi sedangkan dia juga harus menyimpan untuk persediaan yang akan datang. Memang susah untuk mengubah mindset kita terhadap teman yang hemat ini. Seperti apakah sifat kikir tersebut? Benarkah ada orang yang menyatakan dirinya hemat tetapi sesungguhnya dia kikir? Bagaimankah hemat itu sesungguhnya?

Makna Berfikir Positif dan Kekuatan Do'a

Tahukah kamu, apa yang menjadikan keberhasilan pada diri kita selain kekuatan do'a? Pernyataan Poulo Coelho yang menyatakan bahwa Alam akan mewujudkan semua keinginan kita!. Pernyataan ini ternyata ada benarnya, dalam ilmu fisika, di alam, udara dan angin, dapat menimbulkan energi yang jika kita gunakan dan manfaatkan secara maksimal, mampu mewujudkan semua apa yang benar-benar kita cita-citakan. Energi positif yang kita hasilkan, akan disambut oleh alam yang mengeluarkan energi yang positif juga. Begitu pentingnya suatu pikiran yang positif. Sungguh ajaran Rasulullah terhadap kita tentang tidak boleh berburuk sangka, ternyata mengandung makna filosofis yang sangat dalam.
Sungguh, semua jaran agama kita tidak ada yang sia-sia. Pantaslah bahwa agama kita adalah agama yang sempurna, tidak rugi bagi kita untuk memeluk agama Islam. Agama Sempurna dan agama yang benar-benar sebagai penunjuk dalam jalan yang benar. Dan kenyataannya, do'a juga memiliki kekuatan energi yang sangat positif. Karena dari do'a, kata-kata yang terucapkan sungguh memiliki energi yang sangat besar. Hal ini juga teringat dengan Sabda Rasulullah bahwa "Al-Kalamuddo'a", yang artinya adalah setiap perkataan adalah do'a. Sungguh tidak ada yang sia-sia. Sungguh sempurna.

Selasa, 10 Maret 2009

Menurunnya Budaya Membaca

Kurangnya minat membaca adalah suatu kemunduran yang sangat disayangkan. Bayangkan saja, jika budaya membaca sudah tidak bisa dibudayakan dan dilestarikan. Apa jadinya generasi bangsa kita? Dengan membaca, kita akan tahu, dengan membaca kita mampu memegang dunia dan menguasai dunia. Ingatlah bahwa surah yang pertama kali diturunkan oleh Pencipta kita, bahwa Iqro'! yang artinya adalah Bacalah!
Membaca merupakan suatu proses menjadi tahu, dan dengan tahu, kita akan mulai berfikir dan dengan fikiran itulah kita akan mampu melakukan apa saja yang kiranya nanti direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan membaca, bukan hanya kita akan menjadi seorang yang berkepribadian menjadi tahu. Akan tetapi, dengan membaca, kita mampu memproses diri menjadi seorang yang lebih bijaksana dan arif. Karena dengan membaca maka kita akan mengenal apapun yang masih tersembunyi.
Jika generasi muda sudah tidak minat lagi untuk membaca, maka kemunduran akan segera menghampiri.

Menghemat Energi dengan Cara Tradisional

Fenomena global warming bukan hanya diakibatkan oleh maraknya rumah kaca. Akan tetapi, penghematan energi yang tidak dimaksimalkan sangat memicu global warming. Ada beberapa tawaran yang akan coba kita minimalkan, guna mengantisipasi dan mencoba mencegah global warming, serta penghematan energi. Diantara langkah yang patut diperhatikan adalah:
1. Biasakan jika meninggalkan rumah, atau tempat tinggal, aliran listrik dimatikan. Sehingga, energi yang dikeluarkan, tidak terbuang sia-sia.
2. Jika mengambil uang di ATM, usahakan jangan mengambil struk bukti transaksi. Karena, dengan meminimalkan struk transaksi tersebut, maka akan meminimalkan jumlah sampah kertas yang tidak berguna ini.
3. Jika mengendarai motor, janganlah melaju kencang bila nanti akan mengerem secara mendadak. Usahakan beberapa meter akan melewati lampu merah, pelankanlah laju motor Anda, karena dengan itu, penghematan bensin pada motor ada bisa dimaksimalkan.
4. Jika berada di lampu merah, dalam hitungan waktu yang cukup lama, maka matikanlah motor Anda. Hal ini bukan hanya bisa menghemat energi. Akan tetapi juga mampu mengurangi polusi akibat asap yang ditimbulkan oleh knalpot motor.
Nah, Bagi yang ingin menghematkan energi secara tradisional, bisa menerapkan langkah-langkah diatas….

Rabu, 11 Februari 2009

Sisi Lain Kemiskinan di Negeri Kita

Fenomena dukun cilik Moh. Ponari yang berasal dari Jombang ini sempat menghebohkan masyarakat Indonesia. Isu tentang adanya dukun cilik asal Jombang, yang mampu menyembuhkan segala penyakit, hanya dengan sebongkah batu sebesar kepalan tangan, sangat dipercayai oleh masyarakat setempat. Para pasien ponari, bukan hanya berasal dari Jombang saja, bahkan diluar Jombang. Kepercayaan masyarakat kita mengenai kesaktian dukun cilik ini, memberikan gambaran bahwa kita masih saja percaya tentang hal-hal diluar rasionalitas. Atau dengan kata lain, masyarakat kita masih dalam tataran kekufuran yang sangat rendah.
Mengatasi permasalahan ini, tentulah tidak mudah. Sugesti tentang ponari sudah melekat dikepala masyarakat kita—bahwa ponari bisa menyembuhkan segala macam penyakit hanya dengan bantuan batu sakti. Masyarakat kita tidak lagi percaya dengan kehebatan tekhnologi modern. Selain karena terpentok dengan dana, masyarakat lebih memilih yang murah dan pasti. Kemiskinan di negeri kita sudah semakin bertambah, jadi, mau tidak mau, jika munculnya fenomena dukun cilik dengan biaya yang relative murah banyak diburu masyarakat kita.
Mengingat, untuk memperoleh kesehatan secara medis yang menggunakan peralatan canggih membutuhkan dana yang cukup besar. Inilah sisi lain keberadaan masyarakat kita di negeri ini. Miskin dan bodoh. Dengan fenomena munculnya dukun cilik ini, maka, terlihat dengan jelas gambaran kebodohan dan kemiskinan masyarakat kita.
Mmmmmmm, bagi yang membaca tulisan ini, punya masukan gak dengan cara atau langkah mengatasi permasalahan ini? Silahkan beropini!

Rabu, 04 Februari 2009

Demokrasi Setengah Matang---Demo Crazy

Mungkin pernyataan ini sangat wajar untuk dilansirkan. Mengingat, demokrasi yang diterapkan di Indonesia sudah kebablasan matang, akhirnya tidak dimatangkan. Terbukti, banyaknya kasus demo yang mengakibatkan pada pertumpahan darah dan pembunuhan.
Lagi-lagi kasus itu terjadi dalam peristiwa demo di Sumatra Utara. Yang menewaskan ketua DPRD Sumatera Utara, Abdul Aziz Angkat. Seperti yang diberitakan oleh beberapa media massa. Akibat terbunuhnya ketua DPRD ini, saling tuding antar instansi juga tidak kalah menariknya, menganggap pihak polisi yang salah, lebih-lebih pihak pendemo juga kesalahannya sangat fatal. Hal yang luar biasa terulang-ulang terus di negara kita.
Sudah banyak daftar peristiwa demonstrasi yang mengakibatkan pertumpahan darah dan pembunuhan. Suatu peristiwa yang mengenaskan dan sangat disayangkan. Sistem pemerintahan demokrasi yang dikenal dan diterapkan, jauh berbeda dengan konsep pemerintahan demokrasi yang sesungguhnya.
Dan yang tidak kalah menarik lagi, ternyata ada isu bahwa antara Ketua Poltabes dan Kapolda Sumut seolah-olah memiliki dendam pribadi antar keduanya. Sehingga koordinasi dalam peristiwa ini tidak maksimal.

Tertangkap di Panti Pijat, Nasib Zulhamli di Tangan Dewan Syariah PKS

JAKARTA - Zulhamli Alhamidi anggota DPRD Jambi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mundur dari anggota jabatannya sebagai wakil rakyat, setelah tertangkap razia saat berada di panti pijat. Nasibnya di PKS kini berada di Dewan Syariah PKS.
"Sebagai anggota PKS dia memang tidak sepantasnya melakukan itu, dan masalah ini akan diserahkan ke internal partai saja," ujar Ketua DPD PKS Kota Jambi Dwi Aprianto saat dihubungi okezone, Rabu, (5/2/2009).
Dwi membantah kadernya datang ke panti pijat untuk berbuat amoral dengan Pekerja Seks Komersil (PSK). Menurut dia secara hukum kadernya sama sekali tidak melanggar hukum mengingat panti pijat tersebut bukan panti pijat plus seperti yang diberitakan melainkan panti pijat tradisional.
"Beritanya yang berlebihan. Itu tidak benar karena razia tersebut bukan razia pekat tetapi operasi yustisi dan yang bersangkutan pun membawa KTP saat kejadian berlangsung,"jelasnya.

Kemarin, gara-gara berkunjung ke salah satu panti pijat di kota Jambi dan ditangkap petugas razia Pekerja Sek Komersial (PSK), Zulhamli Alhamidi yang juga caleg itu mengungkapkan penguduran diri di hadapan para Pengurus DPW dan DPD PKS dan wartawan di Gedung Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dalam, jumpa pers ini juga Zulhamli Alhamidi menyampaikan klarifikasinya kepada wartawan bahwa dirinya tidak melakukan perbuatan mesum, dan hanya semata-mata datang ke tempat tersebut untuk dipijat. (fit)

Sumber:http://pemilu.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/02/05/267/189628/tertangkap-di-panti-pijat-nasib-zulhamli-di-tangan-dewan-syariah-pks

My Opinion

Wah...wah..wah.. Permasalahan tindakan tidak bermoral ini kembali mencuat. Sungguh suatu kejadian yang mencengangkan. Jika kita lihat Zulhamli dari parta mana, mungkin kita akan sangat terheran-heran. Tetapi, tidaklah bijaksana jika kita menilainya hanya dari sudut itu saja. Bijaknya penilaian tergantung dari pandangan kita tentang kepribadian Zulhamli sendiri.

Tetapi, masyarakat kita adalah masyarakat awam yang masih saja menilai sesuatu itu tidak secara utuh, dan dari satu sisi saja. Keberadaan masyarakat kita tidak bisa kita salahi, karena hal itu merupakan sesuatu yang mendasar. Kita sulit untuk bisa merubahnya. Masyarakat tetap saja akan menilai Zulhamli dan partai PKS dalam pandangan yang negatif.

Selasa, 03 Februari 2009

Golput Haram: Pelanggaran HAM

Mendengar pernyataan tentang pengharaman golput oleh MUI, mungkin terlintas dalam benak kita. MUI, sebagai lembaga paling tinggi di Indonesia yang kaitannya dengan ijma' para ulama, khususnya agama Islam. Semua fatwa MUI seolah-olah memiliki kekuatan hukum yang tinggi. Jika sesuatu haram menurut MUI, hukumnya akan haram juga menurut agama. Begitulah keberadaan lembaga MUI di Indonesia sebagai pemegang peran tertinggi. Sepakat bahwa ijma' adalah putusan hukum yang valid, begitu juga dengan putusan MUI, karena hasil dari ijma' para ulama.
Tetapi, yang menjadi permasalahannya saat ini adalah apakah golput itu merugikan masyarakat banyak, merugikan orang lain dan merugikan diri sendiri? Bukankah dengan menyatakan golput itu hukumnya haram berarti ada persepsi bahwa dengan golput, banyak orang yang dirugikan, orang yang golput juga dirugikan.
Mengingat mayoritas penduduk Indonesia adalah Islam, terkadang, MUI seolah-olah dijadikan sebagai sarana para penguasa politik untuk mengambil keputusan. Andil para penguasa politik tidak pernah bisa lepas dari MUI. Sebagai bukti rielnya, pengharaman terhadap golput.
Pengharaman golput yang dikeluarkan oleh MUI ini sifatnya sangat memaksa. Dimana golput adalah bagian dari hak untuk memilih juga. Golput adalah pilihan. Jika ada pengharaman untuk golput berarti hak seseorang terbatas dan dibatasi. Hak Asasi Manusia sudah tidak berharga lagi. Bukankah golput juga HAM? Lebih-lebih lagi, jika HAM ini disalahgunakan. Bagi mereka, golput juga bagian dari pemilihan yang bersifat pasif.
Coba kita bahas kembali, mengapa bangsa kita, lebih banyak penduduknya memilih untuk golput? Golput atau golongan putih. Sebutan mereka yang tidak memilih dalam keberlangsungan pemilu. Biasanya, bagi mereka yang memilih golput ini ada sebab-sebab mendasar. Seperti halnya seseorang yang sudah percaya pada orang lain. Tiba-tiba kepercayaannya disalahgunakan sehingga sulit untuk bisa percaya lagi. Dengan kata lain, orang yang memilih golput, sudah bosen dan trauma dengan apa yang telah dijanjikan para wakil rakyat tetapi tidak direalisasikan ketika menjabat.
Tidak mengherankan jika tiba-tiba masyarakat Indonesia memilih untuk golput, karena sudah tidak yakin akan janji-janji. Inilah akibat golput yang sangat fatal sekali. Sehingga, ada asumsi bahwa memilih atau tidak memilih, sama saja tidak memberikan pengaruh pada kesejahteraan kehidupan mereka.
Saya menulis artikel ini bukan untuk berada dalam tataran pro atau kontra dalam permasalahan golput. Tetapi, hanya memberikan gambaran bagaimana keberadaan masyarakat Indonesia saat ini. Lebih-lebih lagi, banyaknya partai yang terdaftar dalam pemilu. Hal ini semakin membingungkan rakyat dalam memilih.

Langkah Pemerintah yang tidak Memihak

Jika golput adalah cara yang ditempuh masyarakat sebagai sikap memilih. Sedangkan pemerintah dengan segeranya melobi MUI guna menyatakan fatwa pengharaman golput. Sungguh tindakan yang tidak adil. Masyarakat seolah dipaksa harus dan harus memilih. Jika memilih untuk golput akan berdosa. Omong-omong masalah dosa terhadap ranah golput, berarti sungguh besar dosa yang akan ditanggung masyarakat. Dosa karena tidak tahu mana yang baik tetapi memilih karena dianggap baik.
Dengan pernyataan golput itu haram, ada dua hal yang perlu digaris bawahi pemerintah. Bahwa dengan melarang masyarakatnya untuk golput, seolah-olah hak asasi manusia tidak ada maknanya. Dan yang kedua, pemerintah benar-benar tidak memihak.

Jalan Keluar

Selain mengharamkan golput, pemerintah seharusnya lebih tegas dalam permasalahan ini. Pengharaman golput bukanlah langkah yang sangat efisien. Ada beberapa langkah yang setidaknya pemerintah perlu perhatikan. Pertama, mungkin meminimalkan keberadaan parta-partai politik. Di Indonesia, partai itu seolah gampang dibentuk. Jika memiliki uang, jika memiliki masa, dan jika kontra dengan partai yang sudah ada, dengan mudah mampu membuat partai baru, dengan tawaran visi dan misi yang berbeda dengan partai lain.
Kedua, Pemerintah jangan memberikan image buruk lagi terhadap masyarakat. Seolah-olah, dengan mengharamkan golput, pemerintah telah memberikan paksaan pada rakyat khususnya untuk memilih. Mungkin lebih pasnya jika golput dihapus pengharamannya.